Cara Melatih Kepercayaan Diri bagi Kamu yang sangat Pemalu, Pendiam atau Jelek

Faizal Amri
Faizal Amri

Berbicara didepan umum atau mungkin disebut Public Speaking, kamu harus tampil berani tanpa gugup. Gunakan semua resource dalam tubuh kamu untuk mengekspresikan apa yang akan kamu sampaikan dalam sebuah forum. Maka dari melatih kepercayaan diri sejak dini sangat disarankan bagi semua orangtua agar anaknya berprestasi dan tidak minder.

Hal-hal yang membuat percaya diri

Yang pertama harus kamu sadari adalah apa sih yang membuat kamu itu percaya diri ketika tampil didepan umum? Kamu harus mengaudit apa saja kiranya yang bisa membangkitkan personal branding kamu didepan umum, sehingga kepercayaan dirimu semakin meningkat.

1. Penampilan atau Fashion

penampilan atau fashion
Pic from Pixabay

Sebelum tampil pada sebuah acara ataupun seminar, kamu tentunya sudah tahu jenis acara tersebut formal atau casual. Jadi sesuaikan dengan baik fashion kamu selaras dengan thema acara, dan jangan lupa gunakan parfum dengan aroma yang bisa menenangkan emosimu. Beberapa tips ini biasanya berhasil pada saya sendiri, karena merasa percaya diri dengan penampilan diri sendiri maka ketika kita presentasi kata-kata akan sangat lancar keluar dengan sendirinya. Semangat!!!

2. Kenali audience

Jika saya tampil pada sebuah event atau acara, saya harus kenal minimal 30 – 45% audience tersebut, karena hal ini akan menambah kepercayaan diri kita saat tampil sebagai speaker. 

Lantas caranya seperti apa agar kita bisa kenal semua audience?

Kenali Audience
Image by 정훈 김 from Pixabay

Jika kamu bekerja disuatu perusahaan, maka hal yang baik adalah lakukan interaksi yang intens dengan teman-teman satu divisi dan jika memungkinkan bergaul dengan divisi lainnya agar kamu bisa akrab dan tidak canggung.

Saya teringat 9 tahun silam dimana masih bekerja di PT Honda Prospect Motor, dan kemudian saya presentasi dihadapan VP dan Direksi dan disaksikan oleh semua divisi. Hal yang terjadi saya agak nervous karena salah satunya adalah saya tidak mengenal hampir orang-orang yang berada di ruangan tersebut. Jadi itulah makna kita harus kenali audience dengan cara bergaul seluas mungkin.

3. Self Assesment

Lakukan self assessment kemampuan public speaking kamu. Kalau saya sendiri akan mengingat-ingat keadaan saya pasca presentasi apakan tangan saya gemetar, atau keluar keringat dingin yang artinya nilai saya masih dibawah 70. Kemudian lakukan interview dengan beberapa audience yang kamu kenal, seberapa bagus presentasi yang dibawakan kamu pada saat itu. Setelah mengetahui hasilnya, maka lakukan perbaikan dengan cara yang kamu ketahui, misalnya jika saya adalah berbicara didepan cermin dan terus berulang-ulang.

Percaya diri walau jelek

Salah satu hal yang membuat kita malah makin terperosok kedalam adalah berfikiran negative. Oleh karena ini sikap ini sebetulnya harus dilatih untuk dihilangkan, saya sendiripun terkadang masih berfikir negative. 

Untuk menghindarinya kita harus selalu berlatih diri mengembangkan skill kita agar meningkat yang pada akhirnya kita tidak akan berfikir negative lagi. Jika dirasa kamu jelek secara wajah, tentu hal ini sudah anugrah dari Allah SWT, yang harus diperbaiki adalah kita membuat penampilan atau fashion terlihat nyaman oleh audience kamu. Ini yang akan menambah rasa kepercayaan diri.

Jurnal kepercayaan diri

Yang terakhir adalah kita harus sering membaca dan belajar bagaimana cara melatih kepercayaan diri yang baik. Salah satunya adalah dengan membaca jurnal kepercayaan diri yang bisa kamu dapatkan di internet atau ebook yang dijual di Google Playstore tentunya. Dengan begitu kamu dapat berlatih sesuai jurnal yang sudah diterbitkan itu agar kamu bisa berkembang dengan pesat.

Akhir kata, saya juga masih belajar bagaimana caranya menumbuhkan kepercayaan diri disaat presentaasi ataupun berkomunikasi dengan orang-orang disekitar kita. Maka dari itu silahkan kirim komentar kamu jika masih ada beberapa tips yang terlewati menurut sisi pandangan kamu.


Komentar : Cara Melatih Kepercayaan Diri bagi Kamu yang sangat Pemalu, Pendiam atau Jelek